Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Ponpes Hadiqotul Ulum Mangkurawang Langsung Oleh Bupati Kutai Kartanegara

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Ponpes Hadiqotul Ulum Mangkurawang Langsung Oleh Bupati Kutai Kartanegara

AL-HURRO.COM, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan Kabupaten yang terpilih menjadi perpindahan Ibu Kota Negara Indonesai sebagaimana keputusan Presiden Jokowi bebarapa pekan yang lalu. Keputusan bersejarah ini akan berdampak luas bagi Kutai Kartanegara, bukan hanya di bidang infrastruktur, ekonomi, melainkan juga akan berdampak pada bagaimana dunia pendidikan dapat beradaptasi terhadap kemajuan masyarakat ibu kota khususnya bagi Pondok Pesantren yang harus memberikan kualitas yang unggul dan berdaya saing.

Bupati Kukar Edi Damansyah dalam safari subuhnya yang ke 89 di Masjid Hadiqotul Ulum Jl. Rangga Yudha di loaksi pengembangan Ponpes Qur’an Hadits Hadiqotul Ulum Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, yang sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Ponpes Hadiqotul Ulum Mangkurawang, Minggu (8/9/2019) pagi.

“Saya menyambut baik atas kehadiran Ponpes Hadiqotul Ulum di Mangkurawang, sebagai langkah nyata dalam pengembangan dunia pendidikan, tentunya saya berharap dan mendorong semua Ponpes yang ada di Kukar haruslah unggul dan berdaya saing,” katanya.

Edi juga menjelaskan bahwa “Bangun kebersamaan dengan baik, rangkul semua pihak untuk mewujudkan harapan besar dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik spiritual maupun pendidikan Formal dan Informal lainnya,” tandasnya.

Dalam pelatakan batu pertama pembangunan Ponpes Hadiqotul Ulum di Sentral Lokasi Ponpes Hadiqotul Ulum, Edi Damansyah juga mengharapkan partisipasi masyarakat turut mewujdukan pembangunan masjid dengan semangat betulungan atau gotong royong. “Yakinlah dengan betulungan atau gotong royong, Insya Allah bisa segera terwujud. Kehadiran Ponpes ini juga nantinya, menjadi perhatian pemerintah daerah dalam membantu sarana dan prasarana peribadatan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Rahmadi, ketua umum Yayasan Hadiqotul ‘Ulum yang juga Pendiri Tahfizh Alhurro Center dalam sambutannya mengatakan “karya ini merupakan buah pikir dari anak muda yang risau atas berbagai permasalahan anak usia sekolah saat ini, maka diperlukan terobosan-terobosan baru dalam dunia pendidikan, yayasan Hadiqotul ‘Ulum hadir untuk memberikan hal yang berbeda dalam dunia pendidikan, baik dalam kualitas pendidikan, mutu dan pelayanan pendidikan yang unggul dalam Ilmu dan Adab” jelasnya.

Rahmadi juga menjelaskan bahwa mulai sejak Hadiqotul Ulum berdiri senantiasa berusaha untuk tidak menggantungkan diri pada pemerintah dengan membuktikan bahwa selama angkatan ketiga ini, Hadiqotul ulum mencoba untuk ikhtiar dengan berbagai strategi dalam menggerakkan pembangunan, melibatkan semua lapisan masyarakat khususnya jamaah-jamaah pengajian.

“Pemerintah adalah patner dalam bersinergi berbagai program, adapun pembiayaan tidak selalu melulu mengharap pemerintah, tapi Hadiqotul Ulum selalu melibatkan masyarakat khususnya jamaah-jamaah pengajian untuk berpartisifasi baik dalam pembangunan maupun hal lain yang terkait syiar Islam, kami buktikan bahwa selama angkatan ke tiga ini kami bukanlah beban bagi pemerintah, tapi kalau di bantu kami juga tidak menolak” sembari Rahmadi kelekar ketawa.

(adm. Alhurro)

foto Bersama Pengurus yayasan dan Ponpes Hadiqotul Ulum
Panitia Pembangunan Ponpes
Santri dan Rombongan Bupati Mulai dari Sekda dan Kepala-Kepala Dinas Kukar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *