PROFILE

LATAR BELAKANG

Munculnya generasi muda berwawasan keislaman dan kebangsaan yang holistik, amanah dan berakhlaqul karimah tentu merupakan cita-cita dari sebuah bangsa dan masyarakat, sebagai cikal bakal pejuang di masa yang akan datang. Allah SWT berfirman dalam Q.S. An-Nisaa: 9 yang artinya: “dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar”. Firman Allah tersebut memberikan dorongan kepada kita agar tidak meninggalkan generasi yang lemah, baik lemah jasmani maupun rohani, materi maupun imateri terutama lemah dalam ilmu agama dan yang lainnya.

Di zaman sekarang ini, ketika umat Islam sudah kehilangan banyak ulama dan orang tua yang mampu menjadi panutan ditambah sangat minimnya kader-kader penerus dakwah, sebagai akibat dari pergeseran budaya yang semakin hari semakin memprihatinkan. Bila hal ini terus dibiarkan, maka generasi umat muslim yang asalnya kuat dan faham terhadap agama, akan menjadi lemah tak berdaya.
terbukti dari lemahnya wawasan generasi muda saat ini dari wawasan keislaman yang holistik dan jauhnya generasi muda dari Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’ dan qiyas para Ulama sebagai pondasi utama dalam memberikan pedoman hidup islami ummat menjadikan bangsa ini semakin dirundung degradasi moral yang akut, belum lagi ditambah dengan maraknya berbagai gerakan sporadis kelompok radikal dan teror mengatasnamakan agama sebagai bentuk kurangnya wawasan kebangsaan yang utuh dalam menterjemahkan nilai-nilai dasar pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan berbangsa.

Dengan permasalahan diatas, kami yang notabene jebolan pondok pesantren dan sebagai santri merasa terpanggil untuk terus menjadi garda terdepan agen perubahan dalam setiap masalah kebangsaan dan mengambil bagian sebagai eksekutor dengan mendirikan lembaga Pusat Tahfizhul Qur’an Al-Hurro Kaltim yang bernaung di bawah yayasan Rahmadi Alhurro Center (YRA Center) sebagai wadah untuk mengasuh dan mengasah kemampuan generasi Islam yang hafal Al Qur’an dan memahami makna dari hafalanya yang kemudian mampu menterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

II. KERANGKA BERFIKIR

Sering kali kita mendengar pertanyaan dari sebagian umat Islam “mengapa Al Qur’an harus di hafal, kan membaca saja sudah cukup?”. Pernyataan itu memang tidak salah, tapi menghafal lebih utama dari sekedar membaca, apalagi menghafal sambil mengkaji serta mengamalkannya. Membaca Al Qur’an, menghafal, mentadaburi, kemudian mengamalkan isinya ialah bagian dari amal shalih yang bernilai tinggi. Orang faham dan mengimani Al Qur’an akan termotivasi untuk mengaplikasikan apa yang ia fahami. Bukankah para penghafal Al Qur’an adalah manusia pilihan Allah swt. Mereka sungguh istimewa di sisi Allah, Allah meninggikan kedudukan mereka baik di dunia maupun di akhirat. Mereka menjaga Kalamullah maka mereka pun dijaga oleh Allah swt. Mereka memuliakan Al Qur’an maka Allah pun akan memuliakan mereka. Ada berjuta keistimewaan yang dimiliki oleh kafilah Qur’an. Di antara keistimewaan penghafal Al Qur’an antara lain:

  1. Menjadi Keluarga Allah SWT (HR. Ahmad)
  2. Menjadi Manusia Terbaik (HR. Bukhori)
  3. Pewaris Ilmu (Al Angkabut:49)
  4. Paling Berhak Memimpin (HR. Muslim)
  5. Diangkat Derajatnya (HR. Muslim)
  6. Mendapat Ketenangan, Rahmat, Naungan Malaikat dan dibanggakan Allah (HR. Muslim)
  7. Mendapat Penghargaan dari Nabi (HR. Bukhari)
  8. Meraih Kenikmatan Kenabian (HR. Hakim)
  9. Disejajarkan dengan para Malaikat (HR. Bukhari Muslim)
  10. Mendapat Syafaat di Hari Kiamat (HR. Msulim)
  11. Meraih Pahala yang melimpah (HR. Tirmidzi)
  12. Ditinggikan derajatnya di Surga (HR. Abu Daud)
  13. Mendapat Mahkota Kemuliaan ( HR. Tirmidzi & Hakim)
  14. Berhak Mempersembahkan Mahkota kepada kedua Orang Tua (HR. Al-Hakim)
  15. Dijauhkan dari Neraka (HR. Ahamad)

VISI

Membentuk Generasi Qur’ani yang Berkualitas”

MISI

  • Menanamkan pondasi Keislaman Ahlussunnah Wal Jamaah berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits
  • Membimbing santri menghafal Al-Qur’an dengan metode Tiqraru Arba’in “hafal tanpa meng- hafal” dan Metode Hanifida cara cepat menghafal file komputer mudah menyenangkan.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan santri yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pribadi muslim yang cinta tanah Air, beradab, kokoh, kuat, cerdas, kreatif, jujur, disiplin, berdaya dan bertanggung jawab.

PROGRAM JENJANG PENDIDIKANP

  • PAUD TAHFIZH AL-HURRO  (FORMAL)
  • TK TAHFIZH AL-HURRO (FORMAL)
  • TAHFIZHUL QUR’AN AL-HURRO (INFORMAL) = 1- Tahfizh Paket Reguler 2. Tahfizh Mid Day 3. Tahfizh Full Day
  • MADRASAH DINIYAH QU’RAN AL-HURRO (MDQA) (INFORMAL)

KEUNGGULAN

  • MENGUTAMAKAN KUALITAS
  • BACAAN SESUAI ILMU TAJWID
  • MENGHAFAL DENGAN MEMILIH 7 IRAMA SENI TARTIL
  • LANGSUNG DIBIMBING HAFIZH/AH 30 JUZ
  • PERPADUAN BEBERAPA METODE SEPERTI METODE TIQRARU ARBA’IN & METODE HANIFIDA UNTUK MENINGKATKAN INTLEGENSI DAN KREATIFIFAS SANTRI DALAM MENGHAFAL QUR’AN
  • KALABORASI MEDIA UNTUK USIA PAUD

FASILITAS

  • RUANGAN BELAJAR
  • TAMAN BELAJAR
  • MUSHOLLA
  • MUSHAF KHUSUS
  • MEDIA AUDIO VISUAL
  • MP3 AL-QUR’AN KHUSUS MUROTTAL UST. RAHMADI W
  • FREE SNACK & MINUMAN SETIAP 1 X SMINGGU

DEWAN PEMBINA

       Ust. Rahmadi Wirantanus, S.Pd.I.,M.Pd

  • Lulusan Pondok Pesantren Darul Muhibbin NW Mispalah Praya Lombok Tengah NTB dengan Kosentrasi Keahlian di bidang Al-Qur’an Tahfizh & Tilawah dibimbing oleh Hafizh Internasional dan Qori’ Internasional.
  • Strata 1 (S1) Fakultas Agama Islam Unikarta
  • Pasca Sarjana (S2) UIN Antasari Banjarmasin
  • Instruktur Nasional Metode Tilawati Kutai Kartanegara
  • Salah satu Pendiri Ponpes Hadiqotul ‘Ulum Mangkurawang Tenggarong

VI. DEWAN PENDIDIK

  • Dianawati, S.Pd (Sarjana Paud sebagai Kepsek)
  • Santi Rosita, S.Pd (Pengembangan bahasa asing)
  • Siti Nur Azimah (Hafizhoh 30 Juz)
    Lulusan Pondok Pesantren Tahfizh Al Qur’an

TARGET HAFALAN

  • 2 Tahun 1 Halaman/perhari
  • 1 Tahun 2 Halaman/perhari
  • 5 Bulan 4 Halaman/perhari
  • 1 Bulan 20 Halaman/perhari

VII. KELAS YANG DIBUKA

  • Kelas pagi Pukul 07.00 s/d 08.30 wita
  • Kelas pagi Pukul 09.00 s/d 10.30 wita
  • Kelas Siang Pukul 14.00 s/d 15.30 wita
  • Kelas Sore Pukul 16.00 s/d 17.30 wita
  • Kelas Malam Pukul 18.30 s/d 20.00 wita

VIII. MOTTO

“Jadikan Al-Qur’an Sebagai Sahabat Terdekatmu”

METODE

Setelah membaca puluhan buku tentang metode menghafal Al Qur’an, kemudian mengaplikasikannya ke dalam pengalaman selama membimbing santri, maka yang paling tepat digunakan adalah metode menyesuiakan dengan gaya belajar dan kemampuan masing-masing calon hafizh hafizhah. Diantara metode-metode tersebut adalah:

  1. Metode Mengulang Bacaan (Metode Tiqrar Arba’in)
  2. Metode Mendengarkan (cocok Usia dini)
  3. Metode Tadabbur (Penghayatan Makna)
  4. Metode Menulis Keempat metode diatas lebih jelasnya dapat dipraktekkan dalam program tahfizh reguler dan karantina di Rumah Hafizh Al Hurro Mangkurawang.
  5. Metode Hanifida sistem menghafal file komputer (Penggabungan Intelegensi Otak Kanan yang menekankan pada simbol, gambar benda, cerita unik, kode)

TARGET HAFALAN UNTUK REMAJA DEWASA YANG SUDAH MAMPU MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN BAIK DAN BENAR

Target Hafalan Target/Hari

  • 2 Tahun 1 Halaman/perhari
  • 1 Tahun 2 Halaman/perhari
  • 5 Bulan 4 Halaman/perhari
  • 1 Bulan 20 Halaman/perhari

KELAS YANG DIBUKA

  1. Kelas pagi Pukul 07.00 s/d 08.30 wita
  2. Kelas pagi Pukul 09.00 s/d 10.30 wita
  3. Kelas Siang Pukul 14.00 s/d 15.30 wita
  4. Kelas Sore Pukul 16.00 s/d 17.30 wita
  5. Kelas Malam Pukul 18.30 s/d 20.00 wita

Badan Hukum

YAYASAN RAHMADI AL-HURRO CENTER (YRA CENTER)

Akta Pendirian: 776.- Tanggal 31 Juli 2019

SK MenKumHam: AHU-0010698.AH.01.04.Tahun 2019